Motivator Indonesia Terkenal, Ippho Santosa, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Asia

Tampilkan postingan dengan label Motivator Dunia Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivator Dunia Usaha. Tampilkan semua postingan

Motivator Indonesia Ippho Santosa Ingatkan Soal Dengki Dalam Dunia Kerja

motivator indonesia, motivator indonesia terbaik, motivator dunia kerja 



Sebagai motivator, kadang saya mengingatkan peserta soal kedengkian di dunia kerja. Ini penyakit hati.

Lebih jauh lagi, bukan cuma penyakit hati, bahkan dengki juga bisa membawa penyakit bagi tubuh. Diteliti, ternyata rasa dengki yang berlarut-larut bisa menciderai pangkreas dan lambung, juga menyebabkan insomnia dan mengerutnya kulit. 

motivator-indonesia-terbaik-motivator-dunia-kerja-motivator-indonesia-muslim
motivator-indonesia-terbaik-motivator-dunia-kerja-motivator-indonesia-islam
motivator-indonesia-terbaik-motivator-dunia-kerja-motivator-indonesia-islam

Ngeri! Benar-benar ngeri! Boleh dibilang, dengki itu seperti, “Kita minum racun, terus kita berharap orang lain yang mati.” Yang konyol, siapa coba?


Bayangkan ini. Kalau seseorang memperoleh rezeki (mobil, rumah, jodoh, kesembuhan, atau apa saja), terus kita dengki terhadap orang dan rezeki tersebut, berarti kita tidak ridha kepada Yang Memberikan Rezeki tersebut. 

Hm, seberapa pandaikah kita sehingga kita merasa lebih tahu daripada Dia tentang kepantasan rezeki seseorang? Maka patutlah seorang ulama menasihati bahwa dengki itu bisa merusak iman! Hati-hati!

Akhirnya, mari kita hindari sifat merusak yang satu ini. Ngeri!





motivator indonesia, motivator indonesia terbaik, motivator dunia kerja 

Ippho Santosa Anggap Pasangan Sebagai Motivator Terbaik Indonesia, Top!

motivator terbaik indonesia, motivator internasional, motivator top



Di seminar motivasi, saya sebagai motivator Indonesia kadang bertanya, "Apakah harta yang menentukan kebahagiaan?" Nggak juga.

Saya dan istri menikah secara sederhana. Cuma syukuran di rumah. Pakai 2 tenda (awalnya cuma 1 tenda). Sebelum menikah, dia juga nggak minta macam-macam. Menurut saya, wanita yang nggak minta macam-macam, justru layak diperjuangkan dan diberikan macam-macam. Yang setuju, boleh share.

Motivator-Terbaik-Indonesia-Ippho-7-Keajaiban-Rezeki

Kami bertemu cuma sekali, lalu kami memutuskan untuk menikah. Nggak pake pacaran. Menurut kami, saling kenal nggak harus pake pacaran. Resepsi kami sederhana, hidup kami awal-awal juga sederhana. Ya, serba sederhana. Walaupun restoran Sederhana tidak jadi sponsor dalam tulisan ini, hehehe.

Setelah menikah, rezeki kami membaik. Alhamdulillah, setahun setelah menikah, saya mengajaknya berumrah. Tak lama, tiga tahun berselang, kami pun berhaji. Setelah ke Tanah Suci, kami ke Amerika dan Jepang. Alhamdulillah, Dia Maha Pemurah.

Motivator-Terbaik-Indonesia-Ippho-7-Keajaiban-Rezeki-Maher-Zain

Saran saya bagi teman-teman yang belum menikah, carilah pasangan yang siap berjuang namun juga siap hidup sederhana. Boleh-boleh saja berniat untuk kaya, namun kesiapan untuk hidup sederhana adalah keniscayaan. Sekali lagi, nis-ca-ya. Kenapa? Namanya hidup, percayalah, kadang tak seindah drama Korea atau film India. Ada fase-fase susah.

Perlu ditegaskan di sini, tak perlu terpana dan terpesona dengan resepsi ala artis atau pejabat di infotainment. Wong, sebagian reporter di infotainment itu sering enek ketika meliput mereka, hehehe. Jangan pula baper apalagi iri saat melihat foto honeymoon teman yang terpapar di Facebook dan Instagram. Tetaplah bertekad untuk resepsi secara sederhana.

Kalaupun ada rezeki lebih, besarkan saja di mahar, bukan di resepsi. Inilah yang sebenarnya dianjurkan oleh agama. Dengan dimaharkan begitu, uangnya nggak 'hilang' kan? Cuma berpindah ke tangan istri (pas BU, bisa dipinjam lagi, hehehe). Sekiranya jor-joran di resepsi, yang untung cuma Wedding Organizer, hehehe. Serba-serbi pernikahan, saya bahas di buku #EntengJodoh #EntengRezeki, yang sudah tersedia di Gramedia dan royaltinya semua untuk charity.

"Wah, susah nyari pasangan yang mau diajak hidup sederhana!" Nggak juga. Itu tergantung kita. Karena nilai-nilai yang kita anut akan memancar dan menarik tipe orang yang sejenis. Maka dari itulah saya selaluuuuu berseru, "Pantaskan diri, perbaiki diri." Soalnya, kita hanya dipertemukan dengan orang-orang yang pantas untuk kita. Ini berlaku dalam jodoh dan pergaulan.

Siap? #NikahSana

Ada baiknya, sekarang Anda share tulisan ini kepada teman-teman Anda. Saling mengingatkan. Terutama mereka yang belum menikah atau baru menikah. Ya, pasangan Anda ialah motivator terbaik bagi diri Anda.






motivator terbaik indonesia, motivator internasional, motivator top, motivator indonesia